Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon
ProfilKelurahan
Talete, puncak atap Minahasa yang bermula dari bunga Kuranga, dan warga yang menuntunnya ke masa depan
Sejarah
Dari Kuranga, pemukiman tua di Tomohon, sampai jadi kelurahan sendiri. Dirangkum dari poster sejarah kelurahan.
Asal nama
Kata Talete berasal dari Timete atau Taletene yang berarti puncak atau bubungan atap rumah. Wilayah ini sudah ada sejak zaman dahulu di tanah Minahasa.
Bagian yang kini termasuk Talete Dua dulunya bernama Kuranga, karena ketika tempat ini dibuka banyak ditumbuhi bunga kembang sepatu atau bunga raya.
Sejarah awal
Kuranga pernah didiami oleh Dotu Wawo Kimewel beserta istrinya Wawo Pahirangan, dan Dotu Loloing beserta istrinya Wawo Winerotan. Kuranga berkembang menjadi pemukiman besar di Minahasa.
Setelah pembagian di Watu Pinabetengan, Kuranga menjadi satu pemukiman di Tomohon, bersama Negeri Tomohon dan Negeri Kamasi.
Pada tahun 1831, Lukas Wenas menjadi pemimpin masyarakat Talete di Nimawanua. Desa Talete dibangun oleh Lukas Wenas di dekat mata air Sineleyan, bertempat di lereng Limondok.
Menjadi kelurahan
Talete Satu dan Talete Dua menjadi desa terpisah. Yang menjabat sebagai Hukum Tua untuk Desa Talete Dua adalah Dirk S. P. Wuisan. Pada bulan Januari 1981, Desa Talete Dua berstatus Kelurahan dengan lurah pertama Dirk S. P. Wuisan.
Sumber: Poster “Sejarah Singkat Terbentuknya Kelurahan Talete Dua” — KKN MBKM UNIMA Gelombang II Tahun 2024.
Kepemimpinan di Talete
- Lukas WenasHukum Tua pertama, 1831–1853
- Emor Rampengan
- Johanis Wenas
- Alexander Wenas
- Alexander WajongSampai tahun 1870
- Yohanis Wenas1895
- Willem Montolalu
- Dirk WenasHukum Tua ke-9 menurut poster
- Jusop Mait
- Make TularMenjabat 10 hari
- Pangkerego Pongoh
- Ernest PiohHukum Tua ke-12, tahun 1950
- Experius Pongoh
- Ernest A. PiohTerpilih kembali
- Samuel D. Turang
- Simon R. Taroreh
Daftar ditampilkan tanpa nomor urut: poster menyebut Dirk Wenas sebagai Hukum Tua ke-9 dan Ernest Pioh sebagai ke-12, sehingga urutan resminya perlu diverifikasi bersama perangkat kelurahan.
Hukum Tua & Lurah Talete Dua
- 1978 – 1981
Dirk Simon Petrus Wuisan
Hukum Tua
- 1981 – 1984
Dirk Simon Petrus Wuisan
Lurah
- 1984 – 1985
Jus H. Londok
Lurah
- 1985 – 1996
Ben Anes
Lurah
- 1996 – 2002
Genny R. Kapoyos
Lurah
- 2002 – 2008
Joni D. E. Langi
Lurah
- 2008 – 2010
Ivanna L. F. Oroh, S.STP
Lurah
- 2010
Irna Apouw, S.STP
Lurah
- 2011 – 2014
Ivanna L. F. Oroh, S.STP
Lurah
- 2014 – 2018
Rommy S. Mamuaja, SP
Lurah
- 2018 – 2020
Early B. Legi, S.STP
Lurah
- 2020 – 2021
Rommy S. Mamuaja, SP
Lurah
- 2021 – sekarang
Aldy J. Silahoy, ST
Lurah
Visi dan Misi
Dari negeri tua bernama Kuranga di pusat Tomohon menjadi kelurahan yang berdiri sendiri
Misi smoke test
Struktur Perangkat
Perangkat kelurahan dan kepala lingkungan yang bertugas saat ini.
Luru Pangempan (contoh)
Lurah

Sekretaris (contoh)
Sekretaris Kelurahan
Ketua RT (contoh)
Ketua Lingkungan I
Ada urusan administrasi? Kantor kelurahan buka Senin–Jumat, 08.00–15.00 WITA.
Chat WhatsApp kelurahan